Rabu, 03 Desember 2014

PENGENDALIAN INTERNAL DAN PRINSIP KAS (persentasi kelompok 8)

A.PENGENDALIAN INTERNAL
Seiring dengan perkembangan skala usaha dalam perusahaan ,pemilik perusahaan tidak mungkin untuk bisa melakukan pengawasan atas semua operasi perusahaan secara langsung atau dengan kata lain pemilik tidak mungkin bisa terlibat
langsung dalam operasi perusahaannya

B. PERINSIP-PERINSIP PENGENDALIAN INTERNAL

  • pembentukan pertanggung jawabkan ( establishment of       responsibility )
  • adanya pemisahan tugas secara tegas ( segregation of duties )
  • prosedur dokomentasi harus dimiliki perusahaan ( documentation procedure )
  •  pengendalian secara fisik ,mekanik,dan elektronik ( physical and electronic controls )
  • verifikasi internal yang independen harus ada ( independent internal verification )


PEMBEÑTUKAN PERTANGGUNG JAWABAN
- manajemen harus menetapkan tanggung jawab secara jelas.
-setiap orang memiliki tanggung jawab untuk tugas yang diberikan kepadanya.
- pembentukan tanggung jawab meliputi otorisasi dan persetujuan atas suatu transaksi

c. PRINSIP KAS
Kas merupakan harta yang diperlukan suatu sistem dan prosedur akuntansi untuk mencatat dan mengendalian . kas adalah alat pertukaran yang diakui oleh masyarakat  umum dan oleh sebab itu merupakan dasar landasan yang kuat untuk dipakai sebagai alat pengukur terhadap semua kegiatan ekonomi didalam perusahaan.

SISTEM PENGENDALIAN INERNAL TERHADAP KAS
Akuntasi terhadap kas lebih dititik beratkan pada fungsi penyediaan informasi untuk kepentingan manejemen kepada kas.

PENGAWASAN KAS
Sistem pengawasan intern suatu perusahaan berbeda dengan perusahaan lain karena bentuk dan macam-macam.

DANA KAS KECIL
Uang kas yang disediakan  untuk membayar pengeluaran-pengeluaran yang jumlahnya relatif kecil dan tidak ekonomis bila dibayar dengan cek.

SISTEM IMPREST
Dalam sistem ini jumlah dalam rekening kas kecil selalu tetap ,yaitu sebesar cek yang diserahkan kepada kasir kas kecil untuk membentuk kas kecil
Sistem metode fluktuasi
Dalam pembentukan dana kas kecil dilakukan dengan cara yang sama dengan pada sistem imprest.

Rabu, 26 November 2014

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI. PRINSIP PROSEDUR (persentasi kelompok 7)

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI
Adalah suatu organisasi/ insitut yang mengambil atau pengelola informasi dan organisasi/ perusahaan lainnya.

SISTEM
Adalah prosedur yang dibuat melalui pola untuk melaksanakan perusahaan.

FUNGSI SISTEM INFORMASI
1. Mengolah data sistem informasi.
2. Memproses data sistem informasi.
3. Kontrol secara tetap sistem informasi.
4. Manajemen data.
5. Penghasil informasi yang cukup.

TAHAP-TAHAP SISTEM INFORMASI
1. Analisis
2. Design
3. Sistem informasi

INVESTASI
Adalah sebuah harta yang disimpan oleh seseorang atau perusahaan yang berguna sebagai modal untuk menjalankan perusahaan.

KREDITOR
Adalah sebuah pinjaman dari seseorang/ organisasi yang memiliki hutang atas pinjaman atau pembelian suatu barang dan akan dilunasi dalam jangka waktu tertentu.

CBIS (Computer Based Information System)
Sistem pengelola data menjadi suatu Indormasi yang berkualitas san digunakan sebagai alat bantu untuk pengambilan keputusan.

PROSEDUR
Adalah suatu urutan kegiatan klerikal biasanya melibatkan beberapa orang dalam suatu departement yang dibuat untuk menjamin penanganan secara seragam.

Rabu, 19 November 2014

ANALISA DAN LAPORAN PERSEDIAAN (PERSENTASI KELOMPOK 6)

PERSEDIAAN
Adalah aktiva yang dimiliki oleh perusahaan untuk dijual dalam operasi bisnis normal, atau barang yang akan digunakan atau dikonsumsi dalam membuat barang yang akan dijual.

INVESTORY PERUSAHAAN DAGANG
Adalah merupakan barang-barang yang dibeli oleh perusahaan dengan tujuan untuk dijual kembali tanpa mengubah bentuk dan kualitas barang.

INVESTORY PERUSAHAAN INDUSTRI
Adalah persediaan barang-barang atau bahan yang dibeli oleh perusahan dengan tujuan untuk diproses lebih lanjut menjadi barang jadi atau setengah jadi mungkin menjadi bahan baku bagi perusahaan lain.

JENIS-JENIS PERSEDIAAN
1. Bahan baku
2. Bahan dalam proses
3. Barang jadi

TUJUAN PENILAIAN INVENTORY
a. Untuk mematch cost terhadap revenue yang berkaitan, sehingga dihasilkan income.
b. Untuk menyajikan nilai Barang-barang perusahaan didalam komponen neraca (laporan keuangan)
c. Untuk membantu investor memprediksi arus kas dikemudian hari.

DASAR PENILAIAN PERSEDIAAN
Penilain persediaan pada prinsip ada dua yaitu:
a. Prinsip input values
b. Prinsip output values


PENENTUAN KUANTITAS PERSEDIAAN
Untuk menentukan jumlah barang yang masih dikuasai oleh perusahaan, pada suatu saat dapat ditentukan melalui beberapa cara :
a. Stock opname: perhitungan barang pada awal dan akhir periode yang dihitung.
b. Menggunakan metode pencatatan perpetual.
c. Menggunakan metode gabungan antara stock opane dan perpetual.
d. Menggunakan metode penilaian berdasarkan hubungan agregatif.

KONSEP PERSEDIAAN

HISTORICAL COST
Persediaan diukur berdasarkan pada pembayaran yang dilakukan dimasa lalu atau dilakukan dimasa datang untuk memperoleh barang dan jasa.
CURRENT REPLACEMENT COST
adalah untuk mengurangi kelemahan dari konsep historical cost.
NET REALIZABLE VALUES DIKURANGI NORMAL MARKUP
Persediaan dinilai dengan konsep realizable values dikurangi dengan gross profit margin yang normal, sehingga nilai persediaan merupakan nilai perolehannya menurut konsep.

BIAYA YANG DIMASUKAN DALAM PERSEDIAAN
Salah satu masalah paling penting dalam menangani persediaan berhubungan dengan berapa jumlah persediaan yang harus yang dicatatndalam akun. Pembelian peesediaan, seperti aktiva lain, umunya diperhitungkan atas dasar biaya :
A. Biaya produk
B. Biaya periode
C .Biaya manufaktur
D. Biaya bunga

SISTEM PERSEDIAAN
Untuk dapat menetapkan nilai persediaan pada akhir periode dan menetapkan biaya persediaan selama satu periode, sistem peesediaan yang digunakan adalah:
A. Sistem periodik
B. Sistem permanen

Minggu, 09 November 2014

AKUNTANSI UNTUK PERUSAHAAN DAGANG (Persentasi kelompok 5)

*PERUSAHAAN DAGANG
adalah perusahaan yang kegiatan usahanya membeli barang dan menjualnya kembali tanpa memprosesnya terlebih dahulu dengan tujuan memperoleh laba.

*TRANSAKSI PERUSAHAAN DAGANG

#Transaksi-Transaksi yang dilakukan perusahaan dagang :
-PEMBELIAN
Adalah transaksi pembelian barang dagang dalam perusahaan dagang yang ditunjukan untuk dijual kembali.

-BIAYA ANGKUT PERUSAHAAN
Sebelum memperoleh barang yang dibeli biasanya perlu mengeluarkan ongkos angkut dari toko sampai kegudang pembelian.

-RETUR PEMBELIAN
Pada waktu melakukan transaksi pembelian barang, kadang barang yang dibeli itu tak sesuai dengan barang yang diminta.

-POTONGAN PEMBELIAN
Potongan pembelian diberikan oleh penjualan dengan tujuan agar pembeli dapat melunasi utangnya.

-PENJUALAN
Transaksi penjualan barang dagang dalam perusahaan dagang dapat dilakukan baik secara tunai atau kredit.

-RETUR PENJUALAN
Setelah transaksi penjual dilakukan dimana barang yang telah dikirimkan kepada pembeli.

-POTONGAN PENJUALAN
Potongan penjualan yang diberikan untuk merangsang pembeli agar segera melunasi utangnya sebelum jatuh tempo yang ditetapkan.

-PERSEDIAAN BARANG DAGANG
Adalah jumlah persediaan barang dagang yang ada pada periode tertentu.

-UTANG DAGANG
Terjadi karena masih terdapat sisa pembayaran dari suatu pembelian oleh suatu perusahaan dagang.

-JURNAL UMUM
Jurnal yang digunakan untuk mencatat setiap transaksi dalam perusaahn secara terperinci.

-JURNAL KHUSUS
Jumlah yang digunakan untuk mencatat transaksi-transaksi khusus dalam perusahaan yang berhubungan dengan penjual dan pembeli.
#JURNAL KHUSU TERDIRI DARI:
●Jurnal penjualan
●Jurnal pembelian
●Jurnal pengeluaran khas
●Jurnal penerimaan khas
●Jurnal umum
●Jurnal pembalik
●Jurnal penutup

*PERUSAHAAN JASA
Adalah perusahaan yang didirikan seseorang atau sekelompok orang yang kegiatan utamanya bergerak dalam bidang pelayanan jasa.

#CONTOH PERUSAHAAN JASA
●Salon
●Jasa bengkel
●Pengacara
#CONTOH PERUSAHAAN DAGANG
●Warung
●Toko buku
●Pengecer


Senin, 03 November 2014

PENYESUAIAN SIKLUS AKUNTANSI (persentasi kelompok 4)

SIKLUS AKUNTANSI
adalah proses penyediaan laporan keuangan perusahaan untuk suatu periode waktu tertentu.

Siklus akuntansi dapat dinyatakan sebagai berikut:
1. TRANSAKSI
Adalah bukti keuangan yang terjadi saat suatu perusahaan mengalami kerja sama dengannperusahaan lain.
MACAM-MACAM TRANSAKSI
1.pembayar telephone, air
2.pembelian perlengkapan
BUKTI-BUKTI TRANSAKSI
1.kwitansi
2.nota debit
3.nota kredit
4.faktur

2.PEMBUATAN BUKTI ASLI
Suatu transaksi baru dikatakan sah atau benar bila didukung oleh bukti- bukti yang sah.

3. JURNAL
Jurnal terbagi dua yaitu:
1. JURNAL UMUM
adalah pembukuan transaksi yang terjadi didalam perusahaan yang dicatat dalam nota akunnkredit, debit.
MACAM-MACAM JURNAL UMUM
a. Berbentuk T atau 2 kolom
b. Berbentuk 4 kolom
2. JURNAL KHUSUS
adalah jurnal yang khusus mencatat transaksi tertentu,  misalnya penjualan khas, pembelian khas, pengeluaran kredit, pemasukan kredit, retur pembelianm retur penjualan.

4. PENCATATAN BUKU BESAR.
Adalah pembukuan untuk mengetahui saldo-saldo yang tersisa yang disesuaikan dengan jurnal umum.
MACAM-MACAM BUKU BESAR :
· BENTUK “T”
a.BENTUK “2 KOLOM”
b.BENTUK “4 KOLOM”
c.BENTUK “3 KOLOM”
d.BENTUK “T”
- POSTING JURNAL PADA BUKU BESAR
posting adalah membukukan dengan cara
memindahbukukan dari jurnal ke dalam
perkiraan masing-masing yang relevan di
buku besar. 

5. AYAT JURNAL PENYESUAIAN
adalah aktivitas ayat jurnal yang dibuat
pada akhir periode untuk membetulkan akun.
Perkiraan-perkiraan yang memerlukan
penyesuaian antara lain ialah:
1. Biaya-biaya yang masih harus dibayar
2. Pendapatan yang masih harus
diterirna
3. Biaya-biaya yang dibayar lebih dahulu
4. Pendapatan yang diterima lebih
dahulu
5. Penyusutan angunan, mesin-mesin
Jurnal penyesuaian adalah jurnal yang tidak
didasarkan pada aktivitas transaksi tetapi
didasarkan pada perhitungan atau keterangan
tertentu.

6. NERACA LAJUR
Neraca lajur adalah suatu kertas yang
berkolom-kolom atau berlajur-lajur yang
direncanakan secara khusus untuk menghimpun semua data-data akuntansi yang dibutuhkan pada saat perusahaan akan menyusun laporan keuangan dengan cara sistematis.
A. TUJUAN PERUBAHAN NERACA LAJUR:
1.Untuk memudahkan penyusunan laporan
keuangan
2.Untuk menggolongkan dan meringkas
informasi dari neraca saldo dan datadata
penyesuaian sehingga merupakan persiapan
sebelum disusun lapoan keuangan yang formal
3.Untuk memudahkan kesalahan yang
mungkin dilakukan dalam pembuatan
jurnal penyesuaian.

8. LAPORAN KEUANGAN
Adalah pencatatan informasi laporan keuangan perusahaan pada kinerja perusahaan tersebut. Laporan keuangan yang lengkap biasanya meliputi,
a. Laporan laba rugi 
b) Modal

NERACA
adalah suatu daftar sistematis yang
memuat informasi mengenai aktiva, utang dan
modal suatu perusahaan pada akhir periode
tertentu.

JURNAL PENUTUP
adalah ayat jurnal yang memindahkan nilai sisa pendapatan, beban.

Senin, 20 Oktober 2014

JURNAL PENYESUAIAN (presentasi kelompok 3)

* PENGERTIAN DIBAYAR DIMUKA
Beban dibayar dimuka adalah pembayaran kas dicatat sebagai aset karena jasa atau manfaat yang akan diterima dimasa yang akan datang .
 contohnya :
- Sewa
- Asuransi
- Aset tetap

*.Tujuan Jurnal Penyesuaian :
-Mencatat beban yang diterjadi pada periode akuntansi berjalan
-Menunjukan saldo biaya-biaya yang belum kadaluwarsa di sisi asset

* PENGERTIAN PENDAPATAN DITERIMA DIMUKA:
  Pendapatan diterima dimuka adalah Penerimaan kas yang dicatat dianggep sebagai kewajiban karena pendapatan tidak dapat dihasilkan.
  Contohnya :
- Sewa
- Langganan Majalah
- Tiket Pesawat

* PENGERTIAN AKRUAL PENDAPATAN :
Akrual pendapatan adalah pendapatan yang telah dihasilkan, namun belum diterima atau dicatat

* Mencatat pendapatan sebelum kas diterima terjadi dalam bentuk hal :
- Pendapatan Sewa
- Pendapatan Bunga

Jurnal Penyesuaian digunakan untuk tujuan :
1.Menunjukan jumlah piutang
2.Mencatat pendapatan yang telah dihasilkan selama periode berjalan.

*PENGERTIAN BEBAN AKRUAL
 Beban akrual adalah beban yang terjadu namun belum dibayar atau dicatat pada tanggal laporan

Mencatat Biaya sebelum dibayarkan biasanya terjadi pada :
- Biaya Gaji
- Pajak
Jurnal penyesuaian ini dibuat dengan tujuan yaitu :
1.Mencatat kewajiban yang ada
2.Mengakui beban yang terjadi pada periode berjalan.

Minggu, 12 Oktober 2014

PROSES PENCATATAN DALAM AKUNTANSI (PRESENTASI KELOMPOK 2)

PENGERTIAN AKUNTANSI
Akuntansi adalah kegiatan mengolah data.
Proses pencatatan akuntansi keuangan harus disertai dengan bukti

BUKTI TRANSAKSI INTERNAL
Bukti transaksi internala adalah bukti pencatatan didalam perusahaan tersebut.
Contoh bukti transaksi internal:
1. Memorial Post adalah bukti yang menunjukan adanya keputusan misalnya dari bagian penanggung jawab, perlengkapan mengenai menggunakan perlengkapan perusahaan.
2.Memo antar bagian

BUKTI TRANSAKSI EKSTERNAL
Bukti transaksi eksternal adalah bukti pencatatan didalam pihak diluar perusahaan .
Contoh bukti transaksi eksternal:
1.Faktur adalah penjualan secara kredit.
2.kwitansi adalah penerimaan uang secara tunai
3.cek adalah bank memberi uang kepada orang yang terdaftar dicek tersebut.
4.Bilyet Giro adalah surat perintah nasabah bank, agar mengirim uang kebank yang bersangkutan
5.Nota kredit
6.Nota debit
7.Rekening koran
8.Bukti setoran bank

TUJUAN PEMBUATAN NERACA SALDO
untuk menguji kesamaan saldo debit dan kredit yang ada dibuku besar dan untuk mencatat transaksi-transaksi pada akhir periode atau akhir tahun

PENYEBAB KREDIT DAN DEBIT TIDAK BALANCE:
1. Adanya kesalahan dalam mengidentifikasi jurnal.
2. Terdapat transaksi bisnis yang tidak dijurnalkan.
3. Adanya transaksi bisnis yang ditulis secara double.

PENGERTIAN BUKU BESAR
Buku besar adalah kumpulan akun-akun yang dipakai untuk meringkas transaksi yang sudah ditulis dijurnal.

BENTUK-BENTUK BUKU BESAR :
1. Bentuk scontro yaitu bentuknya sebelah menyebelah atau dua kolom
2. Bentuk staffel yaitu buku besar berbentuk halaman atau 4kolom.

PENGERTIAN JURNAL
Jurnal adalah catatan yang tersusun secara sistematis dan berdasarkan kronologis dari transaksi-transaksi finansial yang jumlah dan keterangannya ringkas. Diantaranya waktu kejadian, keterangan transaksi serta debet dan kredit.

FUNGSI-FUNGSI JURNAL:
1. Fungsi pencatatan, yaitu semua transaksi yang terjadi berdasarkan bukti dokumen yang ada harus dicatat seluruhnya.
2. Fungsi historis, yaitu transaksi dicatat sesuai kejadian waktunya.
3. Fungsi analisis, yaitu setiap transaksi yang dicatat dalam jurnal harus merupakan analisis dari bukti-bukti transaksi.
4. Fungsi instruktif, yaitu pencatatan data jurnal merupakan instruksi atau perintah untuk melakukan posting debet,kredit kedalam buku besar
5. Fungsi informatif, yaitu jurnal dapat memberikan informasi transaksi yang terjadi.

JURNAL TERBAGI MENJADI 2 YAITU:
1. Jurnal umum yaitu jurnal yang mencatat seluruh transaksi dalam satu kesatuan (berdasarkan urutan waktu).
2. Jurnal khusus yaitu dipergunakan untuk mencatat transaksi-transaksi secara spesifik berdasarkan jenis.

LANGKAH MEMBUAT JURNAL
1. Catatlah tanggal terjadinya transaksi pada kolom tanggal, sesuai tanggal yang tercantum pada bukti transaksi.
2. Isilah kolom bukti dengan nomer bukti transaksi.
3. Pada kolom akun/keterangan, tuliskan akun akun yang mengalami perubahan akibat transaksi.
4. Isilah kolo  debet/kredit sesuai dengan jumlah uang yang terlibat dalam transaksi.

PENGERTIAN NERACA SALDO
ialah daftar yang berisi semua isi rekening atau perkiraan buku besar.




Senin, 06 Oktober 2014

LINGKUNGAN AKUNTANSI DAN PENERAPANNYA ( Presentasi kelompok 1 )

PENGERTIAN AKUNTANSI

 Akuntansi adalah pengukuran, penjabaran informasi kepada manajer/ investor/ otoritas pajak dan pembuatan keputusan lain untuk membuat alokasi sumber daya keputusan didalam suatu perusahaan

TUJUAN AKUNTANSI

 Untuk menyiapkan laporan keuangan yang akurat agar bisa dimanfaatkan oleh manajer,pengambil kebijakan, dan pihak lainnya.

BIDANG - BIDANG AKUNTANSI

1. Akuntansi keuangan (financial accounting)
2. Akuntansi perpajakan
3. Akuntansi biaya
4. Akuntansi pemeriksaan
5. Akuntansi pemerintahan

PIHAK-PIHAK YANG BERKEPENTINGAN


A. Pihak internal

1. Manajer perusahaan
2. Pemilik perusahaan
3. Koordinator
4. Pemerintahan
5. Karyawan

B. Pihak eksternal

1. Pemilik perusahaan
2. Kreditor
3. Pemerintah karyawan
4. Instansi perpajakan

KARAKTERISTIK MUTU AKUNTANSI

A. Relevansi adalah kapasitas informasi yang dapat mendorong suatu keputusan apabila dimanfaatkan oleh pemakai untuk kepentingan memprediksi hasil masa depan yang berdasarkan kejadian waktu lalu dan sekarang. Ada tiga karakteristik utama yaitu :
1. Bernilai prediktif
2. Bernilai feedback
3. Tepat waktu

B. Reabilitas adalah kualitas informasi yang dijamin bebas dari kesalahan dan penyimpangan atau bias serta telah dinilai dan disajikan secara layak sesuai tujuannya. Ada tiga karakterisitik yaitu :
1. Daya uji
2. Netralistis
3. Ketetapan

PRINSIP-PRINSIP AKUNTANSI

1. Prinsip harga perolehan adalah prinsip akuntansi yang menekankan pada aspek utang, aktiva, modal, penghasilan serta biaya dibukukkan sebagai perolehan yang disepakati oleh pihak yang bertransaksi.
2. Prinsip realisasi penghasilan adalah prinsip yang mempelajari pengukuran, pengertian dan pengakuan terhadap penghasilan.
3. Prinsip objektif : bermaksud untuk memastikan laporan keuangan yang dihasilkan harus berdasarkan pada data akuntansi.
4. Prinsip pengungkapan penuh
Prinsip ini bermaksud untuk memastikan laporan keuangan yang disusun hendaknya dapat memberikan informasi baik yang bersifat kulitatif maupun kuantitatif.
5. Prinsip konsistensi
Prinsip ini menghendaki laporan keuangan harus mempunyai daya banding.

STANDAR AKUNTANSI

Standar akuntansi adalah suatu kerangka dalam prosedur pembuatan keuangan aga terjadi keseragaman dalam penyajian laporan keuangan.

FUNGSI AKUNTANSI
Sebagai informasi keuangan suatu organisasi.

PRINSIP EKONOMI SECARA UMUM
adalah ketentuan yang berlaku secara umum sebagai aliran / pedoman ketentuan-ketentuan akuntansi mengenai pengertian akuntansi pencatatan akuntansi.




Sabtu, 27 September 2014

TUGAS PENGANTAR AKUTANSI

AKTIVA

Aktiva adalah sumber daya dalam bentuk harta benda atau hak yang dikuasai oleh perusahaan.
Contoh: obligasi atau surat-surat kabar
Pada dasarnya aktiva dapat diklasifikasikan dua bagian yaitu :
1. Aktiva lancar yaitu uang kas dan aktiva-aktiva lain atau sumber-sumber yang diharapkan akan direalisasi menjadi uang kas atau dijual atau dikonsumsi selama siklus usaha perusahaan yang normal atau dalam waktu satu tahun. Mana yang lebih lama
2. Aktiva tidak lancar yaitu aktiva yang mempunyai umur kegunaan relatif permanen atau jangka panjang.
PASIVA

Pasiva adalah suatu jumlah yang harus dibayar atau dilunasi oleh perusahaan dengan menggunakan kekayaan perusahaan kepada pihak ketiga
Pasiva dibagi menjadi dua bagian yaitu:
1. Pasiva jangka panjang
2. Pasiva jangka pendek

LIABILITAS

Liabilitas adalah utang yang harus dilunasi atau pelayanan yang harus dilakukan pada masa datang pada pihak lain. Berdasarkan jangka waktu pelunasannya, kewajiban diklasifikasikan kedalam dua kelompok, yaitu:
1. Liabilitas jangka pendek yaitu liabilitas yang dapat diharapkan untuk dilunasi dalam jangka pendek, biasanya terdiri dari utang pembayaran, pendapatan ditangguhkan, bagian dari utang jangka panjang yang jatuh tempo dalam tahun berjalan, obligasi jangka pendek, dan sebagainya.
2. Liabilitas jangka panjang yaitu liabilitas yang penyelesaiannya melebihi satu periode akuntansi , biasanya terdiri dari utang jangka panjang, obligasi,pensiun, dan sebagainya.

ASET

Aset adalah semua hak yang dapat digunakan dalam operasi perusahaan. Aset dapat diklarifikasikan kedalam kelompok sebagai berikut :
1.  Aset lancar
2. Investasi jangka panjang
3. Aset tetap
4. Aset tetap tidak berwujud
5. Aset lain-lain

MODAL

Modal adalah sesuatu yang sangat dibutuhkan Didalam sebuah perusahaan. Salah satu yang paling dibutuhkan adalah modal. Modal itu banyak macam-macamnya bagi perusahaan, yaitu : Modal adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menjalankan suatu perusahaan. Modal sangat besar memengaruhi dalam jalannya suatu hidupnya perusahaan. Modal didalam perusahaan dapat memengaruhi jalannya kesuksesan perusahaan.

HUTANG

Hutang adalah kewajiban suatu badan usaha kepada pihak ke tiga yang dibayar dengan cara menyerahkan jasa akibat dan transaksi masa lalu
KLASIFIKASI HUTANG:
Hutang diklasifikasikan sebagai hutang lancar dan hutang jangka panjang suatu hutang yang berasal dari kegiatan operasional akan diklasifikasikan sebagai hutang lancar jika hutang ini akan dilunasi dengan menggunakan harta lancar dalam satu tahun kedepan atau dalam satu siklus operasi normal, yang mana yang lebih lama, namun hutang yang berasal dari pinjaman bank, atau pinjaman lainnya diklasifikasikan menurut kriteria satu tahun. Suatu hutang yang jatuh tempo dalam satu tahun sejak tanggal neraca akan diklasifikasikan sebagai hutang lancar

PELAPOR KEUANGAN

Pelapor keuangan adalah laporan keuangan yang ditambah dengan informasi-informasi lain yang berhubungan baik langsung maupun tidak langsung. Pelaporan keuangan dilakukan kepada atasan kepada bawahan tersebut bertanggung jawab. Pelaporan adalah aktivitas yang berlawanan arah dari pengawasan jika pengawasan dilakukan oleh pihak atasan untuk mengetauhi semua hal yang menyangkut pelaksanaan kerja.

LAPORAN KEUANGAN

Laporan keuangan adalah informasi keuangan yang disiapkan oleh manajer suatu badan usaha yang berisi seluruh kegiatan bisnis. Laporan keuangan yang lengkap yaitu:
1. Neraca
2. Laporan perubahan posisi keuangan yang dapat disajikan berupa laporan arus kas
3. Laporan laba rugi
4. Catatan dan laporan lain serta materi penjelasan yang merupakan bagian integral dari laporan keuangan.
    Pemakaian atau yang memakai laporan keuangan adalah:
1. Investor
2. Karyawan
3. Pembeli pinjaman
4. Pemasok dan kreditor usaha lainnya
5. Pelanggan
6. Pemerintah
7. Masyarakat

KREDIT

Kredit adalah saldo normal untuk mencatat penambahan akun utang, pendapatan, keuntungan, laba ditahan. Dan modal atau untuk mencatat penurunan akun aktiva, prive, dividen, kerugian, dan beban

DEBIT

Debit adalah saldo normal untuk mencatat penambahan akun aktiva, prive, dividen, kerugian dan beban atau untuk mencatat penurunan akun utang, pendapatan, keuntungan, laba ditahan dan modal


PIUTANG

Piuatang atau accounts receivable adalah transaksi hutang yang dilakukan oleh suatu perusahaan atau konsumen untuk memperoleh suatu barang atau jasa dengan pengembalian dalam jangka waktu tertentu dan perusahaan yang memberikan hutang akan membuat penagihan atau mengirimkan tagihan kepada perusahaan atau konsumen yang bersangkutan. Bentuk jurnal piutang pada modal,(mengurangi modal suatu perusahaan yang meminjamkan).

Prosedur Pencatatan Piutang
Prosedur pencatatan piutang bertujuan untuk mencatat mutasi piutang perusahaan kepada setiap debitur. Mutasi piutang disebabkan oleh transaksi penjualan kredit, penerimaan kas dari debitur, retur penjualan, dam penghapusan piutang.

Metode Pencatatan Piutang
Pencatatan piutang dapat dilakukan dengan salah satu dari metode berikut ini:
1. Metode Konvesional, dalam metode ini posting kedalam kartu piutang dilakukan atas dasar data yang dicatat dalam jurnal.berbagai transaksi yang mempengaruhi piutang adalah:
1. Transaksi Penjualan Kredit, transaksi ini di posting dalam kartu piutang atas dasar data yang telah dicatat dalam jurnal penjualan tersebut.
2. Transaksi Retur Penjualan, posting transaksi berkurangnya piutang dari transaksi retur penjulan di posting ke dalam kartu piutang atas dasar data yang telah di catat dalam jurnal retur penjualan.
3. Transaksi Penerimaan Kas Dari Piutang, posting transaksi berkurangnya piutang dari pelunasan piutang oleh debitur di posting ke dalam kartu piutang atas dasar data yang telah dicatat dalam jurnal umum.
4. Transaksi Penghapusan Piutang, transaksi berkurangnya piutang dari transaksi penghapusan piutang di posting ke dalam kartu piutang atas dasar data yang dicatat dalam jurnal umum.

HARTA

Harta adalah kekayaan yang dimiliki oleh suatu perusahaan untuk melakukan penyimpanan jangka panjang maupun jangka pendek

CARA HARTA PADA JURNAL KEUANGAN

Harta = Utang + Modal
Harta(aktiva) = Utang (pasiva) + Modal (pasiva)